Main Article Content

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran UMKM Duo Inang Indonesia melalui pelatihan pembuatan sediaan herbal sesuai standar mutu dan penerapan teknologi tepat guna. Kegiatan utama meliputi pelatihan intensif standarisasi Cara Produksi Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan implementasi teknologi tepat guna, diikuti dengan pendampingan strategi pemasaran digital. Demikian juga pada diversifikasi usaha, telah diinovasikan tiga produk baru: dua varian minuman herbal serbuk instan (Jahe Merah dan Jahe Merah & Daun Kelor) serta satu varian teh herbal (Kelor, Rosella, Jahe Merah, dan Cengkeh). Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan mitra (mencapai kategori Sangat Baik) dalam aspek teknis produksi, standarisasi mutu, dan penguasaan pemasaran digital. Capaian legalitas produk dikonfirmasi dengan diperolehnya izin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) untuk kedua produk serbuk instan (P-IRT 5103671060028-30 dan P-IRT 5103671070028-30), sementara produk teh herbal masih dalam proses. Secara keseluruhan, integrasi standarisasi mutu, inovasi produk, efisiensi proses produksi, dan optimalisasi pemasaran digital terbukti mampu memperkuat daya saing usaha mitra serta berpotensi mendukung peningkatan pendapatan UMKM secara berkelanjutan

Keywords

Simplisia Jamu Serbuk Instan Teh Herbal Jahe Merah Daun Kelor

Article Details

How to Cite
Riskianto, Karnelasatri, Paulus Yokie Radnan Kristiyono, Tina Maretina, Popy Purnama Br Sihotang, & Higea Rona Kirana. (2026). Pelatihan Pembuatan Jamu Serbuk Instan dan Teh Herbal sebagai Upaya Pemberdayaan Mitra Duo Inang Indonesia . CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 1-15. https://doi.org/10.31960/caradde.v9i1.3285

References

  1. Ageng Rekawati R, Waki A, Misno. Strategi Pengembangan Usaha Obat Herbal Minhajul Karomah, Paguron Jalak Banten Nusantara Dalam Ekonomi Syariah. Juli [Internet]. 2023 Jul;04(02):94–112.
  2. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (2021). SIPEMANDU Badan POM, Mendorong UMKM OT Berdaya Saing Global. JamuDigital.Com.
  3. Hasanah, A., & Permana, W. (2023). Pengaruh Kombinasi Serbuk Daun Kelor dan Jahe Merah Terhadap Aktivitas Antioksidan Minuman Fungsional. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 8(2), 112–120.
  4. Khotimah, S., Mufida, D., & Pratiwi, A. (2022). Peningkatan Kualitas Produksi melalui Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Prosiding SAINTEK, 7(1), 294–299.
  5. Kusumandari RB, Faturrohman H, Kusumaningtyas N, Nisak SH, Solikhah NP. Pengembangan Kapasitas Produksi dan Diversifikasi Produk Jamu Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Di Gununggajah Kabupaten Klaten. Welf J Pengabdi Masy [Internet]. 2024;2(2):346–52.
  6. Luhurningtyas, F. P., Susilo, J., Yuswantina, R., Widhihastuti, E., & Ardiyansah, F. W. (2021). Aktivitas Imunomodulator dan Kandungan Fenol Ekstrak Terpurifikasi Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. Var. Rubrum). Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 4(1), 51–59. doi:10.35473/ijpnp.v4i1.974.
  7. Mulawarman, M. (2019). Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia. Jurnal Ekonomi.
  8. Mulyadi, M., Awa, A., Yuningsih, E., Fadillah, M. F., Paksilodra, J., Listiyana, E., & Nurfalah, R. F. (2024). Pemberdayaan UMKM Serbuk Herbal Lokal Melalui Inovasi Kemasan Dan Digital Marketing Di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4148-4157. doi:10.55338/jpkmn.v5i4.4031.
  9. Nuringsih K. Pemberdayaan Usaha Mikro Berbasis Jamu Sebagai Bentuk Ketahanan Ekonomi Masyarakat. 2013.
  10. Rochman, D. A., Sutrisno, E., & Ernes, A. (2019). Karakteristik Fisikokimia Serbuk Jamu Daun Beluntas (Pluchea indica L.). Agromix, 10(1), 59–66. doi:10.35891/agx.v10i1.1459.
  11. Sagita, S., & Wijaya, H. (2022). Tantangan dan Peluang UMKM di Era Digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 7(1), 45–56.
  12. Sasongko D, Putri IR, Alfiani VN, Qiranti SD, Sari RS, Allafa PE. Digital Marketing Sebagai Strategi Pemasaran UMKM Makaroni Bajak Laut Kabupaten Temanggung. J Ilm Pangabdhi. 2020 Oct 21;6(2):92–6.
  13. Syarifuddin, S., Sulistiani, I., & Jaya, R. (2025). Pengembangan Marketplace Lokal Sebagai Strategi Peningkatan Pendapatan Pelaku UMKM. Journal of Community Dedication, 5(2), 355-367.
  14. Tondok, M., & Soemarsono, W. (2020). Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Meningkatkan Efisiensi Produksi pada UMKM. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 17(2), 138-149.
  15. Trisina, J., Riskianto, R., Santoso, F. R. C., & Nainggolan, S. B. R. (2022). Formulasi Masker Gel Peel-Off Ekstrak Etanol 96% Ampas Teh Hijau (Camellia sinensis Linn.). FaST - Jurnal Sains dan Teknologi (Journal of Science and Technology), 6(2), 162. doi:10.19166/jstfast.v6i2.6080.
  16. Trulline, P. (2021). Pemasaran produk UMKM melalui media sosial dan e-commerce. Jurnal Manajemen Komunikasi, 5(2), 120–135.
  17. Winarsa, H. (2019). Strategi Pengembangan Jamu Kemasan Di Indonesia. J. Madani, 2(1), 131–144.
  18. Wulandari, L. (2019). Peran Penanggung Jawab Teknis dalam Menjamin Mutu Obat Tradisional. Jurnal Farmasi Indonesia, 10(2), 87–95.
  19. Yasir, M., Muharrami, L. K., Wasonowati, C., & Cahyani, L. (2020). Pengembangan Kapasitas Pemasaran Jamu Naturna Melalui Inovasi Teknologi Berbasis Website. BAKTIMAS Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(4), 173–180.