Main Article Content

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas pertanian bawang merah melalui penerapan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) di kawasan Danau Diatas, Kecamatan Lembah Gumanti, Alahan Panjang. Pertanian tradisional yang sudah dianggap kurang efisien dan dianggap terlalu banyak memakan waktu bagi petani, disini kami ingin membantu dengan tujuan untuk menjawab keluhan petani dan juga menjadi gerbang awal untuk mendekatkan petani dengan teknologi yang modern serta efisien. Sistem dirancang menggunakan sensor kelembapan tanah, mikrokontroler ESP32, dan katup solenoid yang dikendalikan secara otomatis berdasarkan data kelembapan. Pelatihan penggunaan sistem juga diberikan kepada kelompok tani setempat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sistem ini mampu menghemat penggunaan air hingga 40% serta meningkatkan produktivitas tanaman sebesar 25%. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan teknologi IoT dapat mendukung pertanian modern yang efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Keywords

Internet of Things (IoT) Pertanian Cerdas Sistem Penyiraman Otomatis Energi Terbarukan

Article Details

How to Cite
Mirshad, E., Riki Mukhaiyar, Risfendra, Ali Basrah Pulungan, Ahmad Aqila, & Yogi Ardian Hidayatullah. (2026). Penerapan Sistem Penyiraman Otomatis Berbasis IOT Untuk Meningkatkan Efisiensi Dan Produktivitas Ladang Bawang . CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 24-33. https://doi.org/10.31960/caradde.v9i1.3210

References

  1. Amalia, R., & Gunawan, T. (2021). Kajian teknologi IoT untuk adaptasi pertanian cerdas di Indonesia. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 7(3), 121–131.
  2. Bachtiar, I., & Syamsuddin, F. (2024). Pemberdayaan petani melalui adopsi teknologi irigasi otomatis. Jurnal Abdimas Teknologi dan Inovasi Sosial, 8(1), 77–86.
  3. Fadilah, R., & Santoso, H. (2023). Analisis implementasi Internet of Things (IoT) untuk pengelolaan irigasi cerdas di lahan pertanian Indonesia. Jurnal Teknologi Informasi dan Sains Terapan, 8(2), 90–99.
  4. Harditya, R., & Yusuf, N. (2022). Pengaruh penggunaan teknologi otomatisasi terhadap efisiensi tenaga kerja petani. Jurnal Agroindustri Indonesia, 10(1), 25–32.
  5. Herlambang, B., & Widodo, A. (2022). Rancang bangun sistem irigasi otomatis menggunakan ESP32 berbasis web server. Jurnal Elektro dan Otomasi Industri, 11(1), 45–53.
  6. Kadir, M. (2021). Pemanfaatan energi terbarukan untuk sistem pertanian modern. Jurnal Energi dan Rekayasa, 5(2), 40–49.
  7. Kusnandar, T., & Wulandari, R. (2022). Analisis penerapan teknologi tepat guna pada program pengabdian masyarakat bidang pertanian. Jurnal Abdimas Nusantara, 5(2), 87–96.
  8. Lukman, A., & Setiawan, P. (2021). Integrasi energi surya dalam sistem pertanian berkelanjutan. Jurnal Energi dan Lingkungan, 8(1), 59–68.
  9. Maghfiroh, N., Rahman, S., & Lestari, D. (2022). Peningkatan literasi digital petani dalam era smart farming. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 110–118.
  10. Mulyana, A., & Pratama, R. (2022). Efisiensi penggunaan air pada sistem irigasi otomatis berbasis IoT. Jurnal AgroTekno, 13(2), 88–97.
  11. Nugroho, F., & Fitriani, D. (2025). Peningkatan produktivitas pertanian melalui sistem IoT terintegrasi. Jurnal Inovasi Teknologi, 6(1), 12–21.
  12. Prasetyo, D., & Zulfikar, M. (2023). Penerapan sistem monitoring pertanian digital di komunitas petani desa. Jurnal Pengabdian dan Teknologi Tepat Guna, 6(2), 92–101.
  13. Putra, D. A., & Rahayu, M. (2024). Implementasi smart irrigation berbasis IoT pada lahan hortikultura. Jurnal AgroTekno, 14(1), 33–42.
  14. Rahmadani, E., & Fitriana, L. (2022). Evaluasi efisiensi energi pada sistem pertanian berbasis IoT di daerah dataran tinggi. Jurnal Energi Nusantara, 9(1), 28–36.
  15. Rahmawati, S., & Hidayat, Y. (2024). Smart agriculture framework untuk meningkatkan
  16. efisiensi pertanian modern. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sistem, 9(3), 141–150.

Most read articles by the same author(s)